Selasa, 30 April 2013

Tugas 5



Manajemen Sumber Daya Data
slide 5
Manajemen Sumber Daya Data
-Konsep Data
-Manajemen Database
-Jenis Database

Tujuan Pembelajaran
Jelaskan nilai bisnis menerapkan proses data pengelolaan sumber daya dan teknologi dalam sebuah organisasi.
Garis keuntungan dari pendekatan manajemen database untuk mengelola sumber daya data bisnis, dibandingkan dengan pendekatan pemrosesan file.
Jelaskan bagaimana perangkat lunak manajemen database membantu profesional bisnis dan mendukung operasi dan manajemen bisnis.

Tujuan Pembelajaran
Memberikan contoh untuk menggambarkan setiap konsep berikut:
-Jenis utama dari database
-Gudang data dan data mining
-Elemen data logis
-Struktur database yang Fundamental
-pengembangan database
Kasus 1: Harrah Entertainment dan Lainnya
Untuk kasino, salah satu aset yang paling penting adalah data tentang pelanggan high-rol
Apa langkah yang dapat diambil untuk mencegah karyawan dari mencuri data ini?
manajerial
legal
teknis
Kasus studi Pertanyaan
Mengapa perkembangan TI membantu untuk meningkatkan nilai sumber daya data banyak perusahaan?
Bagaimana kemampuan ini meningkat tantangan keamanan terkait dengan melindungi sumber daya perusahaan data?
Bagaimana perusahaan dapat menggunakan TI untuk memenuhi tantangan keamanan data sumber daya?


Dunia Internet Kegiatan Nyata
            Perusahaan semakin mengadopsi posisi bahwa data merupakan aset yang harus dikelola dengan tingkat yang sama perhatian seperti yang kas dan modal lainnya. Menggunakan Internet,
Lihat jika Anda dapat menemukan contoh bagaimana perusahaan memperlakukan data mereka.
Apakah tampaknya ada hubungan antara perusahaan yang melihat data mereka sebagai aset dan perusahaan yang sangat sukses dalam industri masing-masing?

Real World Kelompok Kegiatan
            Kasus ini menggambarkan betapa berharganya sumber data untuk industri kasino. Dalam kelompok kecil,
Diskusikan industri lainnya dimana data mereka jelas nyawa mereka.
Sebagai contoh, telah diperkirakan bahwa setiap perusahaan di industri keuangan akan memiliki harapan hidup kurang dari 100 jam jika mereka ditempatkan dalam posisi di mana mereka tidak bisa mengakses data organisasi mereka. Apakah Anda setuju dengan perkiraan ini?


ontoh elemen data logis
obr43559_0502

undamental Konsep data
Karakter: abjad tunggal, simbol numerik atau lainnya
Lapangan atau data item: pengelompokan karakter yang terkait
Merupakan sebuah atribut (karakteristik atau kualitas) beberapa entitas (objek, orang, tempat atau peristiwa)
Contoh: gaji
Record: pengelompokan semua bidang yang digunakan untuk menggambarkan atribut dari suatu entitas
Contoh: catatan penggajian dengan nama, SSN dan tingkat upah


Fundamental Konsep data
File atau tabel: sekelompok catatan terkait
Database: koleksi terpadu dari elemen data yang berhubungan secara logis

Listrik Utilitas database

Struktur DBMS Awal
Rekaman diatur dalam struktur seperti pohon
Hubungan adalah satu-ke-banyak
Struktur hirarkis

Struktur hirarkis

Struktur hirarkis



BATASAN DATA DAN INFORMASI
Data merupakan fakta mengenai objek, orang atau entiti.. Data dapat berupa kuantitatif, dan kualitatif. Data tinggi badan suatu kelompok orang merupakan data kuantitatif, sedangkan hasil pengukuran evaluasi pekerjaan atau deskripsi kerja merupakan bentuk data kualitatif. Data dikumpulkan oleh suatu lembaga dan dimanfaatkan oleh berbagai jenis pemakai dengan cara yang berbeda-beda. Gambar 1 adalah gambaran bagaimana data tersebut diperoleh, dimanfaatkan kemudian menghasilkan data kembali.
Pada umumnya data dikelola mengikuti suatu hirarki data yang terdiri dari elemen data, cantuman (record), ruas (field) dan file. Istilah-istilah ini akan dijelaskan kemudian.
Informasi merupakan hasil analisa dan sintesa data. Informasi merupakan data yang telah diorganisasikan dalam bentuk yang sesuai untuk digunakan oleh pemakai data yang sesuai, misalnya untuk jurutulis, analis, manajer dan lain-lain.

MENGELOLA SUMBER DAYA DATA


Sistem informasi menyediakan informasi yang akurat, tepat waktu, dan relevan. Akurat berarti bebas dari kesalahan, tepat waktu berarti tepat ketika informasi ini tersedia untuk pembuatan keputusan daat dibutuhkan, relevan berarti ketika informasi ini berguna dan sesuai untuk berbagai tipe pekerjaan dan keputusan yang memerlukannya. Istilah dan konsep Organisasi File.Sistem komputer mengelola data dalam bentuk hierarki yang diawali dengan bit, byte, kemudian menjadi field, record, file dan database. Bit: unit terkecil dari data yang dapat dikelola komputer. Byte: karekter tunggal yang dapat berbentuk huruf, angka, atau simbol lainnya. Field:pengelompokan karakter-karakter menjadi suatu kata, kelompok kata-kata, nomor yang lengkap. Record: misal seperti nama siswa, jurusan yang diambil, tanggal dan nilai/tingkatan. File: kempulan record dengan tipe yang sama.
Masalah-maslah dalam lingkungan File Tradisional
Setiap aplikasi memerlukan file sendiri dan program komputer sendiri untuk beroperasi. Proses ini terjadi ke berbagai file utama yang diciptakan, dipelihara, dan dioperasikan secara terpisah oleh divisi atau departemen dan berlangsung 5 sampai 10 tahun, organisasi ini akan dipenuhi dengan ratusan program dan aplikasi yang sangat sulit untuk dijaga dan dikelola. Masalah-masalah itu antara lain:
·         Redudensi Data dan Inkonsistensi
Adalah kehadiran duplikasi data (pengulangan data) dalam berbagai file data. Jadi beberapa data yang sama disimpan dilebih dari satu tempat atau lokasiHal ini berakibat perusahaan sulit menciptakan menajemen hubungan pelanggan, manajemen rantai penawaran, atau sistem perusahaan yang mengintegrasikan data dari sumber daya yang ada.
·         Ketergantungan Program Data
Ketergantungan program data berarti pasangan data yang disimpan dalam file dengan program soecifikasi yang dibutuhkan untuk meng-update dan memelihara, jika merubah programnya membutuhkan prubahan data.
·         Kurang fleksibel
Sistem file tradisional tidak dapat memberikan laporan atau respon ad hoc untuk kebutuhan informasi yang tidak terantisipasi secara tepat waktu.
·         Kurang pengamanan
Hanya ada sedikit pengendalian, akses ke da distribusi dari informasi dapat lepas dari pengendalian manajemen tidak mengetahui siapa yang akses dan mengubah data organisasi.
·         Kurang pembagian dan ketersediaan data
Kurangnya pengendalian akses ke data menyulitkan orang-orang untuk mendapatkan informasi.
Pendekatan Database untuk mengelola data.
Database adalah kumpulan dari data yang dikelola untuk melayani aplikasi-aplikasi secara lebih efisien dengan cara memusatkan data dan mengendalikan pengulangan data.
Sistem Manajemen Database.
adalah sofware yang memudahkan organisasi untuk memusatkan data, mengelolanya secara efisien, dan menyediakan akses ke data yang disimpan dengan program-program aplikasi. Logical view menunjukan data yang dapat dimengerti oleh pengguna atau spesial bisnis. Physical View menunjukan bagaimana data sebenarnya dikelola dan disusun pada media penyimpanan fisik. Skema Konseptual yaitu deskripsi logika dalam keseluruhan database menunjukan keseluruhan elemen-elemen data dan hubungan. Skema Fisikal atau Skema Internal yaitu spesifikasi dari bagaimana data pada skema konseptual disimpan dimedia fisik. Subskema yaitu seperangkat spesifik data dari database, atau view, yang dibutuhkan oleh setiap pengguna atau program aplikasi.
Komponen sistem manajemen database:
1.      Bahasa definisi data.
2.      Bahasa manipulasi data.
3.      Kamus data.
Bahasa definisi data yaitu bahasa formal programer yang digunakan untuk merinci struktur dari isi  database. Bahasa manipulasi data yaitu bahasa khusus dalam DBMS yang digunakan dalam menghubungkan beberapa bahasa pemrograman konvensional generasi ke-3 atau ke-4 untuk memakai data dalam database. Bahasa manipulasi yang paling utama saat ini structured Query Language(SQL). Kamus data adalah file otomatis atau manual yang menyimpan arti dari elemen-elemen data dan karekteristik data. Data dalam database dijelaskan hanya satu kali dan digunakan dalam seluruh aplikasi yang berbeda dalam database, karena itu akan menghilangkan redundansi data dan ketidak konsistenan.
DBMS tidak dapat mengeliminasi pengulangan data dalam keseluruhan organisasi, tapi dapat membantu mengendalikan adanya pengulangan. Akses dan ketersediaan informasi dapat ditingkatkan dan biaya pengembangan dan pemeliharaan data dapat dikurangi karena penggunaan dan programer dapat menunjukan pertanyaan ad hoc dari data dalam database. DBSM memudahkan mengelola data secara terintegrasi, memudahkannya dan mengamankannya.
DBSM menggunakan model database yang berbeda untuk menjaga jalur kesatuan, artribut, dan hubungan.
DBMS yang paling populer adalah relational DBSM. Hubungan model data hadirkan seluruh data dalam database sebagai tabel 2 dimensi yang sederhana yang disebut relasi. Istilah yang tepat untuk sebuah baris dalam suatu hubungan adalah tuple. Kekuatan model relasional adalah dapat menghubungkan data di file atau tabel manapun ke data ditabel atau file lainnya.
Hierarki DBMS digunakan untuk model hubungan one-to-many menampilkan data dalam struktur seperti pohon. Dengan kata lain orang tua dapat punya banyak anak, anak juga dapat mempunyai lebih dari satu orang tua.
Database Berorientasi Objek
Sistem manajemen database berorientasi objek (OODBMS) menjadi populer  karena dapat digunakan untuk mengatur berbagai macam komponen multimedia yang digunakan di aplikasi Web (jaringan), yang memadukan bagian informasi dari banyak sumber daya. OODBMS juga berguna untuk menyimpan tipe data seperti data recursive.
Menciptakan Lingkungan Database.
Untuk menciptakan lingkungan Database, kita harus mengerti hubungan diantara data, tipe data yang akan dipelihara dalam database, bagaimana data akan digunakan, dan bagaimana organisasi membutuhkan perubahan untuk mengatur data dari perspektif perusahaan.
Mesin Database
Untuk menciptakan suatu database, harus melewati dua latihan desain: desain konseptual dan desain fisik. Desai konseptual, atau desai logikal, dari database adalah suatu model abstrak dari database untuk persektif sebuah bisnis, sedangkan desain fisik menunjukan bagaimana database diatur/disusun dalam alat penyimpanan dengan akses langsung. Desain konseptual database menjelaskan bagaimana elemen data dalam database dikelompokan. Proses untuk membuat struktur data menjadi kecil, stabil, fleksibel, dan adaptif dari kelompok data yang komplek disebut normalisasi (normalized).