Minggu, 12 Mei 2013

Tugas



Manajemen Sumber Daya Data
Manajemen Sumber Daya Data
-Konsep Data
-Manajemen Database
-Jenis Database

Tujuan Pembelajaran
Jelaskan nilai bisnis menerapkan proses data pengelolaan sumber daya dan teknologi dalam sebuah organisasi.
Garis keuntungan dari pendekatan manajemen database untuk mengelola sumber daya data bisnis, dibandingkan dengan pendekatan pemrosesan file.
Jelaskan bagaimana perangkat lunak manajemen database membantu profesional bisnis dan mendukung operasi dan manajemen bisnis.

Tujuan Pembelajaran
Memberikan contoh untuk menggambarkan setiap konsep berikut:
-Jenis utama dari database
-Gudang data dan data mining
-Elemen data logis
-Struktur database yang Fundamental
-pengembangan database
Kasus 1: Harrah Entertainment dan Lainnya
Untuk kasino, salah satu aset yang paling penting adalah data tentang pelanggan high-rol
Apa langkah yang dapat diambil untuk mencegah karyawan dari mencuri data ini?
manajerial
legal
teknis
Kasus studi Pertanyaan
Mengapa perkembangan TI membantu untuk meningkatkan nilai sumber daya data banyak perusahaan?
Bagaimana kemampuan ini meningkat tantangan keamanan terkait dengan melindungi sumber daya perusahaan data?
Bagaimana perusahaan dapat menggunakan TI untuk memenuhi tantangan keamanan data sumber daya?


Dunia Internet Kegiatan Nyata
            Perusahaan semakin mengadopsi posisi bahwa data merupakan aset yang harus dikelola dengan tingkat yang sama perhatian seperti yang kas dan modal lainnya. Menggunakan Internet,
Lihat jika Anda dapat menemukan contoh bagaimana perusahaan memperlakukan data mereka.
Apakah tampaknya ada hubungan antara perusahaan yang melihat data mereka sebagai aset dan perusahaan yang sangat sukses dalam industri masing-masing?

Real World Kelompok Kegiatan
            Kasus ini menggambarkan betapa berharganya sumber data untuk industri kasino. Dalam kelompok kecil,
Diskusikan industri lainnya dimana data mereka jelas nyawa mereka.
Sebagai contoh, telah diperkirakan bahwa setiap perusahaan di industri keuangan akan memiliki harapan hidup kurang dari 100 jam jika mereka ditempatkan dalam posisi di mana mereka tidak bisa mengakses data organisasi mereka. Apakah Anda setuju dengan perkiraan ini?


ontoh elemen data logis
obr43559_0502

undamental Konsep data
Karakter: abjad tunggal, simbol numerik atau lainnya
Lapangan atau data item: pengelompokan karakter yang terkait
Merupakan sebuah atribut (karakteristik atau kualitas) beberapa entitas (objek, orang, tempat atau peristiwa)
Contoh: gaji
Record: pengelompokan semua bidang yang digunakan untuk menggambarkan atribut dari suatu entitas
Contoh: catatan penggajian dengan nama, SSN dan tingkat upah


Fundamental Konsep data
File atau tabel: sekelompok catatan terkait
Database: koleksi terpadu dari elemen data yang berhubungan secara logis

Listrik Utilitas database


Struktur DBMS Awal
Rekaman diatur dalam struktur seperti pohon
Hubungan adalah satu-ke-banyak
Struktur hirarkis

Struktur hirarkis

Struktur hirarkis



BATASAN DATA DAN INFORMASI
Data merupakan fakta mengenai objek, orang atau entiti.. Data dapat berupa kuantitatif, dan kualitatif. Data tinggi badan suatu kelompok orang merupakan data kuantitatif, sedangkan hasil pengukuran evaluasi pekerjaan atau deskripsi kerja merupakan bentuk data kualitatif. Data dikumpulkan oleh suatu lembaga dan dimanfaatkan oleh berbagai jenis pemakai dengan cara yang berbeda-beda. Gambar 1 adalah gambaran bagaimana data tersebut diperoleh, dimanfaatkan kemudian menghasilkan data kembali.
Pada umumnya data dikelola mengikuti suatu hirarki data yang terdiri dari elemen data, cantuman (record), ruas (field) dan file. Istilah-istilah ini akan dijelaskan kemudian.
Informasi merupakan hasil analisa dan sintesa data. Informasi merupakan data yang telah diorganisasikan dalam bentuk yang sesuai untuk digunakan oleh pemakai data yang sesuai, misalnya untuk jurutulis, analis, manajer dan lain-lain.

MENGELOLA SUMBER DAYA DATA


Sistem informasi menyediakan informasi yang akurat, tepat waktu, dan relevan. Akurat berarti bebas dari kesalahan, tepat waktu berarti tepat ketika informasi ini tersedia untuk pembuatan keputusan daat dibutuhkan, relevan berarti ketika informasi ini berguna dan sesuai untuk berbagai tipe pekerjaan dan keputusan yang memerlukannya. Istilah dan konsep Organisasi File.Sistem komputer mengelola data dalam bentuk hierarki yang diawali dengan bit, byte, kemudian menjadi field, record, file dan database. Bit: unit terkecil dari data yang dapat dikelola komputer. Byte: karekter tunggal yang dapat berbentuk huruf, angka, atau simbol lainnya. Field:pengelompokan karakter-karakter menjadi suatu kata, kelompok kata-kata, nomor yang lengkap. Record: misal seperti nama siswa, jurusan yang diambil, tanggal dan nilai/tingkatan. File: kempulan record dengan tipe yang sama.
Masalah-maslah dalam lingkungan File Tradisional
Setiap aplikasi memerlukan file sendiri dan program komputer sendiri untuk beroperasi. Proses ini terjadi ke berbagai file utama yang diciptakan, dipelihara, dan dioperasikan secara terpisah oleh divisi atau departemen dan berlangsung 5 sampai 10 tahun, organisasi ini akan dipenuhi dengan ratusan program dan aplikasi yang sangat sulit untuk dijaga dan dikelola. Masalah-masalah itu antara lain:
·         Redudensi Data dan Inkonsistensi
Adalah kehadiran duplikasi data (pengulangan data) dalam berbagai file data. Jadi beberapa data yang sama disimpan dilebih dari satu tempat atau lokasi. Hal ini berakibat perusahaan sulit menciptakan menajemen hubungan pelanggan, manajemen rantai penawaran, atau sistem perusahaan yang mengintegrasikan data dari sumber daya yang ada.
·         Ketergantungan Program Data
Ketergantungan program data berarti pasangan data yang disimpan dalam file dengan program soecifikasi yang dibutuhkan untuk meng-update dan memelihara, jika merubah programnya membutuhkan prubahan data.
·         Kurang fleksibel
Sistem file tradisional tidak dapat memberikan laporan atau respon ad hoc untuk kebutuhan informasi yang tidak terantisipasi secara tepat waktu.
·         Kurang pengamanan
Hanya ada sedikit pengendalian, akses ke da distribusi dari informasi dapat lepas dari pengendalian manajemen tidak mengetahui siapa yang akses dan mengubah data organisasi.
·         Kurang pembagian dan ketersediaan data
Kurangnya pengendalian akses ke data menyulitkan orang-orang untuk mendapatkan informasi.
Pendekatan Database untuk mengelola data.
Database adalah kumpulan dari data yang dikelola untuk melayani aplikasi-aplikasi secara lebih efisien dengan cara memusatkan data dan mengendalikan pengulangan data.
Sistem Manajemen Database.
adalah sofware yang memudahkan organisasi untuk memusatkan data, mengelolanya secara efisien, dan menyediakan akses ke data yang disimpan dengan program-program aplikasi. Logical view menunjukan data yang dapat dimengerti oleh pengguna atau spesial bisnis. Physical View menunjukan bagaimana data sebenarnya dikelola dan disusun pada media penyimpanan fisik. Skema Konseptual yaitu deskripsi logika dalam keseluruhan database menunjukan keseluruhan elemen-elemen data dan hubungan. Skema Fisikal atau Skema Internal yaitu spesifikasi dari bagaimana data pada skema konseptual disimpan dimedia fisik. Subskema yaitu seperangkat spesifik data dari database, atau view, yang dibutuhkan oleh setiap pengguna atau program aplikasi.
Komponen sistem manajemen database:
1.      Bahasa definisi data.
2.      Bahasa manipulasi data.
3.      Kamus data.
Bahasa definisi data yaitu bahasa formal programer yang digunakan untuk merinci struktur dari isi  database. Bahasa manipulasi data yaitu bahasa khusus dalam DBMS yang digunakan dalam menghubungkan beberapa bahasa pemrograman konvensional generasi ke-3 atau ke-4 untuk memakai data dalam database. Bahasa manipulasi yang paling utama saat ini structured Query Language(SQL). Kamus data adalah file otomatis atau manual yang menyimpan arti dari elemen-elemen data dan karekteristik data. Data dalam database dijelaskan hanya satu kali dan digunakan dalam seluruh aplikasi yang berbeda dalam database, karena itu akan menghilangkan redundansi data dan ketidak konsistenan.
DBMS tidak dapat mengeliminasi pengulangan data dalam keseluruhan organisasi, tapi dapat membantu mengendalikan adanya pengulangan. Akses dan ketersediaan informasi dapat ditingkatkan dan biaya pengembangan dan pemeliharaan data dapat dikurangi karena penggunaan dan programer dapat menunjukan pertanyaan ad hoc dari data dalam database. DBSM memudahkan mengelola data secara terintegrasi, memudahkannya dan mengamankannya.
DBSM menggunakan model database yang berbeda untuk menjaga jalur kesatuan, artribut, dan hubungan.
DBMS yang paling populer adalah relational DBSM. Hubungan model data hadirkan seluruh data dalam database sebagai tabel 2 dimensi yang sederhana yang disebut relasi. Istilah yang tepat untuk sebuah baris dalam suatu hubungan adalah tuple. Kekuatan model relasional adalah dapat menghubungkan data di file atau tabel manapun ke data ditabel atau file lainnya.
Hierarki DBMS digunakan untuk model hubungan one-to-many menampilkan data dalam struktur seperti pohon. Dengan kata lain orang tua dapat punya banyak anak, anak juga dapat mempunyai lebih dari satu orang tua.
Database Berorientasi Objek
Sistem manajemen database berorientasi objek (OODBMS) menjadi populer  karena dapat digunakan untuk mengatur berbagai macam komponen multimedia yang digunakan di aplikasi Web (jaringan), yang memadukan bagian informasi dari banyak sumber daya. OODBMS juga berguna untuk menyimpan tipe data seperti data recursive.
Menciptakan Lingkungan Database.
Untuk menciptakan lingkungan Database, kita harus mengerti hubungan diantara data, tipe data yang akan dipelihara dalam database, bagaimana data akan digunakan, dan bagaimana organisasi membutuhkan perubahan untuk mengatur data dari perspektif perusahaan.
Mesin Database
Untuk menciptakan suatu database, harus melewati dua latihan desain: desain konseptual dan desain fisik. Desai konseptual, atau desai logikal, dari database adalah suatu model abstrak dari database untuk persektif sebuah bisnis, sedangkan desain fisik menunjukan bagaimana database diatur/disusun dalam alat penyimpanan dengan akses langsung. Desain konseptual database menjelaskan bagaimana elemen data dalam database dikelompokan. Proses untuk membuat struktur data menjadi kecil, stabil, fleksibel, dan adaptif dari kelompok data yang komplek disebut normalisasi (normalized).





Jumat, 10 Mei 2013

Wanita

Sebaik baik wanita di dunia adalah wanita yang Sholihah



  Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada Umar ibnul Khaththab radhiallahu'anhu:

"Maukah aku beritakan kepadamu tentang sebaik-baik perbendaharaan seorang lelaki, yaitu istri shalihah yang bila dipandang akan menyenangkannya, bila diperintah akan mentaatinya, dan bila ia pergi si istri ini akan menjaga dirinya." (HR. Abu Dawud no. 1417. Asy-Syaikh Muqbil rahimahullah berkata dalam Al-Jami’ush Shahih 3/57: "Hadits ini shahih di atas syarat Muslim.")

. Berkata Al-Qadhi ‘Iyyadh rahimahullah:

"Tatkala Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menerangkan kepada para sahabatnya bahwa tidak berdosa mereka mengumpulkan harta selama mereka menunaikan zakatnya, beliau memandang perlunya memberi kabar gembira kepada mereka dengan menganjurkan mereka kepada apa yang lebih baik dan lebih kekal yaitu istri yang shalihah yang cantik (lahir batinnya) karena ia akan selalu bersamamu menemanimu.

Bila engkau pandang menyenangkanmu, ia tunaikan kebutuhanmu bila engkau membutuhkannya. Engkau dapat bermusyawarah dengannya dalam perkara yang dapat membantumu dan ia akan menjaga rahasiamu. Engkau dapat meminta bantuannya dalam keperluan-keperluanmu, ia mentaati perintahmu dan bila engkau meninggalkannya ia akan menjaga hartamu dan memelihara/mengasuh anak-anakmu." (‘Aunul Ma‘bud, 5/57)

. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah pula bersabda:

"Empat perkara termasuk dari kebahagiaan, yaitu wanita (istri) yang shalihah, tempat tinggal yang luas/ lapang, tetangga yang shalih, dan tunggangan (kendaraan) yang nyaman. Dan empat perkara yang merupakan kesengsaraan yaitu tetangga yang jelek, istri yang jelek (tidak shalihah), kendaraan yang tidak nyaman, dan tempat tinggal yang sempit." (HR. Ibnu Hibban dalam Al-Mawarid hal. 302, dishahihkan Asy-Syaikh Muqbil dalam Al-Jami’ush Shahih, 3/57 dan Asy-Syaikh Al Albani dalam Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah no. 282)

. Ketika Umar ibnul Khaththab radhiallahu'anhu bertanya kepada Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam:

"Wahai Rasulullah, harta apakah yang sebaiknya kita miliki?" Beliau Shallallahu'alaihi wa sallam menjawab:

"Hendaklah salah seorang dari kalian memiliki hati yang bersyukur, lisan yang senantiasa berdzikir dan istri mukminah yang akan menolongmu dalam perkara akhirat." (HR. Ibnu Majah no. 1856, dishahihkan Asy-Syaikh Al Albani rahimahullah dalam Shahih Ibnu Majah no. 1505)

. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda bagi lelaki yang ingin menikah:

"Wanita itu dinikahi karena empat perkara yaitu karena hartanya, karena keturunannya, karena kecantikannya, dan karena agamanya. Maka pilihlah olehmu wanita yang punya agama, engkau akan beruntung." (HR. Al-Bukhari no. 5090 dan Muslim no. 1466)

. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

"Wanita (istri) shalihah adalah yang taat lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada dikarenakan Allah telah memelihara mereka." (An-Nisa: 34)

. Al Bukhori meriwayatkan dari Abu Hurairah rodhiallohu anhu dari Nabi Shollallohu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, yang artinya:

"Barangsiapa yang beriman kepada Alloh dan hari Akhir, janganlah ia mengganggu tetangganya, dan berbuat baiklah kepada wanita. Sebab, mereka diciptakan dari tulang rusuk, dan tulang rusuk yang paling bengkok adalah bagian atasnya. Jika engkau meluruskannya. Maka engkau mematahkannya dan jika engkau biarkan, maka akan tetap bengkok. Oleh karena itu, berbuatlah baik kepada wanita." (HR. Bukhori dan Muslim)

. Asy-Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di rahimahullah berkata:

"Tugas seorang istri adalah menunaikan ketaatan kepada Rabbnya dan taat kepada suaminya, karena itulah Allah berfirman:

"Wanita shalihah adalah yang taat," yakni taat kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala, "Lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada." Yakni taat kepada suami mereka bahkan ketika suaminya tidak ada (sedang bepergian), dia menjaga suaminya dengan menjaga dirinya dan harta suaminya." (Taisir Al-Karimir Rahman, hal.177)

. Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam bersabda:

"Apabila seorang wanita shalat lima waktu, puasa sebulan (Ramadhan), menjaga kemaluannya dan taat kepada suaminya, maka dikatakan kepadanya: Masuklah engkau ke dalam surga dari pintu mana saja yang engkau sukai." (HR. Ahmad 1/191, dishahihkan Asy-Syaikh Al Albani rahimahullah dalam Shahihul Jami’ no. 660, 661)

. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

"Maukah aku beritahukan kepada kalian, istri-istri kalian yang menjadi penghuni surga yaitu istri yang penuh kasih sayang, banyak anak, selalu kembali kepada suaminya. Di mana jika suaminya marah, dia mendatangi suaminya dan meletakkan tangannya pada tangan suaminya seraya berkata:

"Aku tak dapat tidur sebelum engkau ridha."
(HR. An-Nasai dalam Isyratun Nisa no. 257. Silsilah Al-Ahadits Ash Shahihah, Asy-Syaikh Al Albani rahimahullah, no. 287)

. Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam bersabda:

"Tidak halal bagi seorang istri berpuasa (sunnah) sementara suaminya ada (tidak sedang bepergian) kecuali dengan izinnya". (HR. Al-Bukhari no. 5195 dan Muslim no. 1026)

. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga pernah bersabda:

"Allah tidak akan melihat kepada seorang istri yang tidak bersyukur kepada suaminya padahal dia membutuhkannya." (HR. An-Nasai dalam Isyratun Nisa. Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah no. 289)

. Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam bersabda:
"Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidaklah seorang suami memanggil istrinya ke tempat tidurnya lalu si istri menolak (enggan) melainkan yang di langit murka terhadapnya hingga sang suami ridha padanya." (HR. Muslim no.1436)

. Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam bersabda:

"Apabila seorang istri bermalam dalam keadaan meninggalkan tempat tidur suaminya, niscaya para malaikat melaknatnya sampai ia kembali (ke suaminya)." (HR. Al-Bukhari no. 5194 dan Muslim no. 1436)

Kamis, 02 Mei 2013

TELEKOMUNIKASI DAN JARINGAN



TELEKOMUNIKASI DAN JARINGAN

Sebelum kita membahas tentang jaringan kita harus mengetahui istilah istilah berikut:
1.Topologi adalah cara menghubungkan computer dalam jaringan
2.LAN Card adalah sebuah peripheral  computer yang digunakan untuk menghubungkan satu computer dengan computer yang lainnya
3.konektor adalah suatu peripheral yang digunakan untuk menghubungkan satu node ke node lainnya melalui kabel.
4.UTP adalah(Unshielded Twised Pair) merupakan sepasang  kabel yang diliit satu sama lain dengan tujuan mengurangi interferensi listrik yang terdapat dari dua,empat atau lebih pasang(umumnya yang di pakai did lam jaringan adalah 4 pasang /8 kabel)dengan metode pengawatan.
5.IP Adress adalah alamat internet protocol merupakan nama sebuah computer yang terhubung ke dalam jaringan dalam bentut aturan tertentu.
6.Sharing adalah penggunaan bersama sumber daya (peripheral dan data) yang terdapat dalam computer dan jaringan.
            Perangkat telekomunikasi bertugas menghubungkan pemakainya dengan pemakai lain. Kedua pemakai ini bisa berdekatan tetapi bisa berjauhuan. Kalau menilik arti harfiah dari telekomunikasi (tele = jauh, komunikasi = hubungan dengan pertukaran informasi) memang teknik telekomunikasi dikembangkan manusia untuk menebus perbedaan jarak yang jauhnya bisa tak terbatas menjadi perbedaan waktu yang sekecil mungkin.

            Perbedaan jarak yang jauh dapat ditempuh dengan waktu yang sekecil mungkin dengan cara merubah semua bentuk informasi yang ingin disampaikan oleh manusia kepada yang lainnya menjadi bentuk gelombang elektromagnetik. Gelombang elektromagnetik dapat bergerak dengan kecepatan yang sangat tinggi, yakni diruang hampa adalah seratus ribu km per detik.

            Jaringan telekomunikasi adalah segenap perangkat telekomunikasi yang dapat menghubungkan pemakaiannya (umumnya manusia) dengan pemakai lain, sehingga kedua pemakai tersebut dapat saling bertukar informasi (dengan cara bicara, menulis, menggambar atau mengetik ) pada saat itu juga.

Jaringan telekomunikasi terdiri atas dari tiga bagian utama, yaitu :

1. Perangkat transmisi

Perangkat transmisi bertugas menyampaikan informasi dari satu tempaat ketempat yang lain (baik dekat, maupun jauh). Media transmisinya dapat berupa kabel, serat optik maupun udara, tergantung jarak dari tempat-tempat yang dihubungkan serta tergantung pada beberapa banyak tempat yang saling dihubungkan.

2. Perangkat penyambungan (switching)

Perangkat penyambungan bertugas agar pemakai dapat menghubungi pemakai lain sesuai seperti yang diinginkannya. Perangkat penyambungan disebut masih menggunakan sistem manual bila diperlukan seorang operator yang bertugas menyambungkan pemakai dengan pemakai lain yang diingininya.

3. Terminal

Terminal adalah peralatan yang bertugas merubah sinyal informasi asli (suara manusia atau lainnya) menjadi sinyal elektrik atau elektromagetik atau cahaya.

            Ini diperlukan karena perangkat transmisi yang mampu menyampaikan informasi tersebut dari satu tempat ketempat yang lain yang umumnya tidak dekat dalam waktu cepat, memang mempersyaratkan agar sinyal informasi diubah menjadi sinyal listrik (untuk dilewatkan kabel) atau menjadi sinyal elektromagnetik (untuk dilewatkan udara) atau menjadi sinyal cahaya (untuk dilewatkan serat optik).

            Perangkat dan media transmisi sebagai penghubung antara perangkat penyambungan dengan terminal disebut sebagai JARLOKAT (Jaringan Lokal Akses Tembaga). Untuk sistem analog, biasanya jaringan kabel lokal menyediakan transmisi kanal telepon analog 4 kHz untuk setiap saluran pelanggan. Untuk ISDN, biasanya berupa kabel serat optik. Perangkat dan media transmisi sebagai penghubung antara perangkat penyambungan dengan perangkat penyambungan di tempat lain disebut jaringan penghubung atau jaringan interlokal. Jaringan penghubung biasanya berupa jaringan radio gelombang mikro, komunikasi satelit atau kabel serat optik.

            Perangkat penyambungan disebut juga sebagai sentral. Karena jenis komunikasi yang paling awal yang dilayani sentral adalah komunikasi telepon maka selanjutnya kita sebut sentral telepon.

TOPOLOGI JARINGAN

Topologi jaringan secara fisik dapat dibagi 4 secara umum, yaitu :

1. Jaringan Mata Jala

2. Jaringan Bintang

3. Jaringan Bus

4. Jaringan Ring

Jaringan Mata Jala (meshed network)

Sebenarnya bentuk jaringan mata jala dan bintang baru terlihat bila jumlah sentral lebih dari dua. Sifat-sifat dari jaringan mata jala :

a. Tiap sentral mempunyai derajat yang sama

Artinya bila digunakan jaringan mata jala, maka kedudukannya tiap sentral dalah sama, tidak dibedakan.

b. Hubungan adalah langsung (tanpa sentral trasit), jadi cepat.

c. Dengan adanya hubungan langsung berarti peralatan swithcingnya lebih sederhana.

d. Syarat saluran relatif murah (karena tidak adanya sentral transit sehingga jarak relatife akan lebih pendek.

e. Jumlah berkas saluran (n) meningkat kuadratis dengan penambahan jumlah sentral (peningkatan jumlah saluran adalah berbanding lurus dengan kwadrat dari penambahan jumlah sentral).

f. Konsentrasi saluran agak kurang. Efesiensi saluran rendah.

g. Jaringan mata jala yang satu dengan jaringan mata jala lainnya sulit digabungkan.

Gambar. Topologi Mesh

Jaringan Bintang ( star atau radial network)

            Pada sistem yang menggunakan jaringan bintang ini akan terdapat sentral yang disebut sentral utama. Semua sentral dihubungkn dengan sentral utama ini. Jadi sentral utama ini berfungsi sbagai sentral transit satu-satunya.

a. Keuntungan

1. Paling fleksibel

2. Pemasangan dan perubahan yang terjadi pada salah satu klien tidak mempengaruhi klien lain dan jaringan.

3. Control terpusat

4. Mudah deteksi error

5. Kemudahan pengolalaan jaringan

b. Kerugian

1. Perlu penanganan khusus

2. Control terpusat menjadi elemen kritis yaitu hub atau switch.

Gambar. Topologi Star

Jaringan Ring

            Untuk membentuk jaringan Ring, setiap sentral harus dihubungkan seri satu dengan lain dan hubungan ini akan membentuk loop tertutup. Dalam sistem ini setiap sentral harus dirancang agar dapat berinteraksi dengan sentral yang berdekatan maupun berjauhan. Dengan demikian kemampuan melakukan switching ke berbagai arah sentral.

a. Keuntungan

1. Hemat kabel

b. Kerugian

1. Peka terhadap kesalahan sama seperti topologi Bus

2. Pengembangan jaringan lebih kaku

Gambar. Topologi Ring

Jaringan Bus

            Pada topologi ini semua sentral dihubungkan secara langsung pada medium transmisi dengan konfigurasi yang disebut Bus. Transmisi sinyal dari suatu sentral tidak dialirkan secara bersamaan dalam satu arah. Hal ini berbeda sekali dengan yang terjadi pada topologi jaringan mesh atau bintang, yang pada sistem tersebut dapat dilakukan komunikasi atau interkoneksi antar sentral secara bersamaan.

a. Keuntungan

1. Hemat kabel

2. Layout kabel sederhana

3. Mudah dalam pengembangan

b. Kerugian

1. Deteksi dan isolasi kesalahan dengan sangat kecil

2. Kepadatan Trafik

3. Bila salah satu dari klien mengalami gangguan maka jaringan tidak bisa berfungsi.

4. Diperlukan repeater untuk hubungan jarak jauh.

Gambar. Topologi Bus

STRUKTUR JARINGAN

            Berdasarkan cara pencatuan saluran dari sentral ke pesawat pelanggan,
jaringan kabel lokal dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu jaringan catu
langsung, jaringan catu tak langsung, dan jaringan catu kombinasi.

Jaringan Catu Langsung

            Pada jaringan catu langsung ini, pesawat pelanggan dicatu dari KP (Kotak Pembagi) terdekat yang langsung dihubungkan dengan RPU (rangka Pembagi Utama) tanpa melalui RK (Rumah Kabel) seperti pada
gambar ditas. Jadi, pada jaringan ini, semua pasangan urat kabel dari KP tersambung secara tetap ( permanen ) ke RPU. Jaringan model ini, biasanya dipakai untuk wilayah, yaitu :

a. Kota kecil yang masih menggunakan sentral manual dengan jumlah
pelanggan telepon sedikit.

b. Pada kota besar, sistem ini untuk mencatu daerah sekitar sentral
telepon ( radius sampai dengan 500 meter ).

c. Untuk daerah terkonsentrasi yang mempunyai kebutuhan telepon
cukup tinggi dan komplek yang tidak memungkinkan dipasang RK.

Gambar. Jaringan kabel lokal catu langsung

Jaringan Catu Tidak Langsung

            Jaringan catu tak langsung adalah jaringan kabel lokal dengan pesawat
pelanggan dicatu dari KP terdekat yang dihubungkan terlebih dahulu ke RK, baru
kemudian dihubungkan ke RPU. Dalam hal ini, RK berfungsi sebagai titik sambung antara kabel primer dan kabel sekunder. Pemakaian jaringan catu tak langsung seperti terdapat pada gambar 3.6. Pemakaian jaringan catu tak langsung ini juga dipakai pada kota – kota sedang dan besar yang digunakan untuk mencatu daerah yang pelanggannya tersebar dan jauh . Jaringan catu tak langsung juga digunakan di STO (Sentral Telepon Otomat) Simpanglima yaitu di daerah sekitar Simpanglima yang merupakan kawasan perkantoran.

Gambar. Jaringan kabel lokal catu tidak langsung

Jaringan Catu Kombinasi

            Jaringan catu kombinasi adalah jaringan lokal di mana pesawat pelanggan dicatu melalui dua cara, yakni sebagian dengan catu langsung, dan sebagian lagi dengan catu tak langsung. Pemakaian jaringan catu kombinasi digunakan hampir pada semua kota sedang dan besar, karena letak sentral telepon biasanya di pusat kota atau pusat kepadatan penduduk, sedang lokasi pelanggan menyebar mulai dari yang dekat dengan sentral telepon, dan banyak juga yang berada jauh dari letak sentral.

Gambar. Jaringan catu kombinasi

PENGERTIAN SWITHCHING

Switching adalah sistem penyambungan yang memungkinkan sebuah terminal (telepon, faksimil, dan sebagainya) dapat memberikan informasi ke arah terminal lain yang dipakai oleh pemanggil. Swithching merupakan bagian yang tidak terlihat oleh pelanggan dan elemen terpenting yang memberikan fasilitas-fasilitas bagi pelanggan. Fungsi dasar swithching adalah untuk membangun dan melepaskan hubungan antara kanal transmisi dan hal-hal lain diperlukan. Untuk menghubungkan suatu call diperlukan beberapa fungsi sebagai berikut :

1. Fungsi supervisi (pengawasan)

Berfungsi mendeteksi kondisi busy atau idle dari circuit yang terhubung ke sistem switching dan mendeteksi serta menanggapi permintaan fasilitas dari pemanggil, menyiapkan sistem untuk menerima digit yang di dial dan mengirim dial tone.

2. Fungsi pensinyalan

Signaling merupakan transfer informasi yang diperlukan untuk membangun, mengawasi dan memutuskan hubungan melalui network. Terdapat dua klasifikasi sistem signaling, yaitu :

a. Signaling antara pelanggan dan sentral.

b. Signaling antar sentral.

3. Fungsi routing

Fungsi routing adalah menyediakan jalur bicara pada switching network.

Setiap sistem switching mempunyai tiga kelompok perangkat fungsional utama dan bermacam-macam perangkat tambahan tergantung dari aplikasi networknya. Tiga perangkat fungsional utama tersebut adalah :

1. Terminal Interface Group menghubungkan semua jalur pelanggan dan trunk ke sistem switching.

2. Switching Network menyediakan jalur pmbicaraan.

3. Control Processor melakukan kontrol terhadap aktifitas perangkat tersebut di atas.

Sistem switching memepunyai group perangkat lainnya, seperti catu daya, perangkat billing, perangkat input / output, perangkat maintenance dan administrasi yang mendukung fungsi utama dari switching. Switching memiliki dua teknik yaitu Circuit Switching dan Packet Switching. Beberapa karakteristik ke dua titik switching tersebut, yaitu :

1. Circuit Switching

a. Kurang efesien karena koneksi tetap established walaupun tidak ada data yang ditransfer. Contoh penerapannya adalah pada public telephone network, PABX (Public Branches Exchange) untuk gedung.

b. Memiliki sifat yang tidak kompleks dalam routing, flow control, dan syarat-syarat error control.